:)

Rabu, 28 Maret 2012

sepotong kue coklat


Ini bukan tentang sebesar apa kue tart yang akan aku berikan, seindah apa bouquet anggrek yang kusiapkan, atau bahkan juga seindah apa puisi cinta yang akan kubacakan. Ini tentang hari esok sayangku. Ketika hari terindahmu datang, dan aku hanya bisa mendampingimu dengan doa. Iya, doa saja.
Aku harap akan ada banyak matahari yang memenuhi kerinduanmu pada cahaya. Agar tidak selalu kau katakan bahwa kau merasa gelap. Sementara ada aku disini, sayang. Aku akan menopangmu saat kau merasa lelah nanti. Jangan pernah takut.
Aku harap akan ada banyak pelangi yang menggenapkan kehausanmu pada warna-warna kehidupan. Agar tidak selalu kau merasa hidupmu abu-abu. Sementara ada aku disini, sayang. Aku akan mengelus pundakmu saat kau merasa putus asa kelak. Jangan pernah letih.
Aku harap akan ada banyak hujan untuk menepiskan keraguanmu pada hidupmu yang kau anggap gersang. Agar tidak selalu kau merasa kering. Sementara ada aku disini, sayang. Aku akan menggantikan kesedihanmu dengan tawamu yang tulus. Jangan pernah merasa sendiri.
Aku akan mencoret-coret hatimu yang kosong dengan caraku, sayang. Dengan dua belas warna-warni dari dalam kotak krayon ku. Dan aku akan membuat gambar yang paling kau suka. Akan kubuat sebuah matahari, pelangi, dan hujan.
Aku akan menulisi hidupmu yang sepi dengan cerita-cerita ku yang lucu. Agar dapat selalu kulihat tertawamu dan tidak lagi kau merasa kesepian. Akan kubuat sebuah alur yang bisa membuat mu tersenyum dan akan kubuatkan tokoh yang mirip denganmu.
Aku datang tidak sendiri sayang, aku datang dengan antrian doa yang akan kujejali pada Tuhan agar Ia membuatmu bahagia selamanya didunia ini. Selamanya.
Ada, maupun tanpa aku ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar